DETAIL BLOG

scream

Rabu, 4 Februari 2015

Gejala-gejala Autisme

Menurut DSM-IV (diagnostic and Statistical Manual) 1994, dari grup Psikiatri Amerika menetapkan kriteria untuk autisme masa kanak-kanak adalah sebagai berikut:

A.    harus ada sedikitnya 6 gejala dari (1), (2), dan (3) dengan minimal 2 gejala dari (1) dan masing-masing 1 gejala dari (2) dan (3).

(1)    gangguan kualitatif dalam interaski sosial yang timbal balik, minimal harus ada 2 gejala dari gejala-gejala dibawah ini :

a.    tak mampu menjalin interaksi sosial yang cukup memadai :
•    kontak mata sangat kurang
•    ekspresi muka kurang hidup
•    gerak-gerik yang kurang tertuju
b.    tak bisa bermain dengan teman sebaya
c.    tak dapat merasakan apa yang dirasakan oranglain.
d.    Kurangnya hubungan sosial dan emosional yang timbal balik

(2)    Gangguan kualitatif dalam bidang komunikasi, seperti ditunjukan oleh minimal satu dari gejala-gejala dibawah ini:
a.    bicara terlambat atau bahkan sama sekali tak berkembang (dan tak ada usaha untuk mengimbangi komunikasi dengan cara lain tanpa bicara).
b.    Bila bisa bicara, bicaranya tidak dipakai untuk komunikasi.
c.    Sering menggunakan bahasa yang aneh dan diulang-ulang.
d.    Cara bermain kurang variatif, kurang imajinatif dan kurang bisa meniru.

(3)    Suatu pola yang dipertahankan dan diulang-ulang dari perilaku, minat, dan kegiatan. Sedikitnya harus ada 1 dari gejala dibawah ini:
a.    mempertahankan satu minat atau lebih, dengan cara yang sangat khas dan berlebih-lebihan.
b.    Terpaku pada satu kegiatan yang ritualistik atau rutinitas yang tak ada gunanya.
c.    Ada gerakan-gerakan yang aneh yang khas dan diulang-ulang.
d.    Seringkali sangat terpukau pada bagian-bagian benda.

B.    Sebelum umur 3 tahun tampak adanya keterlambatan atau gangguan dalam bidang :
a.    interaksi sosial,
b.    bicara dan berbahasa,
c.    cara bermain yang kurang variatif.

C.    Bukan disebabkan oleh Sindroma Rett atau Gangguan Disintegratif masa kanak-kanak

Menurut ICD-10 1993 (International Classification of Diseases) dari WHO (World Health Organization), indikator perilaku autistik pada anak-anak adalah sebagai berikut :
1.    Bahasa / komunikasi
•    Ekspresi wajah datar
•    Tidak menggunakan bahasa / isyarat tubuh.
•    Jarang memulai komunikasi
•    Tidak meniru aksi atau suara.
•    Bicara sedikit atau tidak ada, atau mungkin cukup verbal.
•    Mengulangi atau membeo kata-kata, kalimat-kalimat atau nyanyian
•    Intonasi / ritme vokal yang naeh
•    Tampak tidak mengerti arti kata
•    Menegrti dan menggunakan kata secara terbatas / harfiah (literally, letterlyk)

2.    Hubungan dengan orang lain
•    Tak responsive
•    Tak ada senyum sosial
•    Tidak berkomunikasi dengan mata
•    Kontak mata terbatas
•    Tampak asyik bila dibiarkan sendiri
•    Tidak melakukan permainan giliran
•    Menggunakan tangan orang sewasa sebagai alat

3.    hubungan dengan lingkungan
•    bermain repetitive (diulang-ulang)
•    marah atau tak menghendaki perubahan-perubahan
•    berkembangnya rutinitas yang kaku (rigid)
•    memperlihatkan ketertarikan yang snagat dan tak fleksibel

4.    Respon terhadap rangsang indera / sensoris.
•    Kadang seperti tuli
•    Panik terhadap suara-suara tertentu
•    Sangat sensitif terhadap suara.
•    Bermain-main dengan cahaya atau pantulan.
•    Memainkan jari-jari didepan mata.
•    Menarik diri ketika disentuh
•    Sangat tidak suka terhadap pakaian dan makanan,dll. Tertentu.
•    Tertarik pada pola / tekstur / bau tertentu.
•    Sangat inaktif atau hiperaktif.
•    Mungkin memutar-mutar, berputar-putar, membentur-bentur kepala, menggigit pergelangan.
•    Melompat-lompat atau mengepak-ngepakan tangan.
•    Tahan atau berespon aneh terhadap nyeri.

5.     kesenjangan perkembangan perilaku
•    Kemampuan mungkin sangat baik atau sangat terlambat
•    Mempelajari keterampilan di luar urutan normal, misalnya : membaca tetapi tak mengerti arti.
•    Menggambar secara rinci, tapi tidak dapat mengancing baju.
•    Pintar mengerjakan puzzle, peg, dll tetapi amat sukar mengikuti perintah
•    Berjalan pada usia normal tetapi tidak berkomunikasi
•    Lancar membeo bicara, tapi sulit berbiara dari diri sendiri (inisiatif komunikasi)
•    Suatu waktu dapat melakukan sesuatu, tetapi tidak dilain waktu.

ARTIKEL TERPOPULER